— Sebanyak 159 calon jemaah haji asal Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci pada Jumat (8/5/2026). Keberangkatan ratusan calon jemaah haji ini dilepas langsung oleh Wali Kota Kupang, Christian Widodo, di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang.

Pemerintah Kota Kupang menunjukkan komitmen kuat dengan mengalokasikan bantuan transportasi keberangkatan dan kepulangan bagi seluruh jemaah haji. Bantuan tersebut senilai Rp 2 juta per orang, sehingga total anggaran yang disiapkan mencapai sekitar Rp 318 juta.

Christian Widodo menegaskan bahwa dukungan ini tetap menjadi prioritas, meskipun pemerintah daerah tengah menghadapi program efisiensi anggaran yang signifikan. Ia mengungkapkan adanya penghematan besar-besaran di lingkungan Pemkot Kupang.

“Kami tetap berusaha agar pelayanan untuk jemaah haji terus ada. Tahun ini kita mengalami efisiensi hampir Rp 204 miliar, tetapi saya dan Ibu Wakil memilih tidak membeli mobil dinas baru. Mobil lama masih bagus, tinggal dicuci dan diperbaiki sedikit. Anggaran itu lebih baik dipakai membantu masyarakat, termasuk jemaah haji,” jelas Christian Widodo.

Pernyataan tersebut sontak menuai apresiasi dari para jemaah dan tamu undangan yang hadir dalam acara pelepasan. Christian Widodo juga memanfaatkan momen tersebut untuk mengingatkan para jemaah bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji merupakan panggilan iman yang tidak semua orang dapatkan dengan mudah.

Ia menyoroti fakta bahwa banyak calon jemaah yang harus menunggu hingga belasan tahun untuk bisa berangkat, menjadikan perjalanan ini sebagai sebuah anugerah yang patut disyukuri.

“Ini bukan hanya perjalanan dari Kupang menuju Tanah Suci, tetapi perjalanan hati. Tidak semua orang mendapat kesempatan ini. Ada yang menunggu sampai 13 tahun. Karena itu syukuri kesempatan ini dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada umat Muslim Kota Kupang atas kontribusi mereka dalam perjalanan panjang pembangunan kota. Ia mengakui peran penting komunitas Muslim dalam memajukan Kupang.

“Kota Kupang seperti hari ini tidak lepas dari sumbangsih pikiran, tenaga, karya, bahkan materi dari umat Muslim di Kota Kupang. Atas nama pemerintah dan masyarakat, saya menyampaikan limpah terima kasih,” ungkap Christian Widodo.

Christian Widodo juga menitipkan beberapa pesan penting kepada para jemaah. Ia meminta agar mereka senantiasa menjaga kesehatan, disiplin, serta membawa nama baik Kota Kupang selama berada di Tanah Suci.

“Kita tunjukkan bahwa jemaah haji asal Kupang punya wibawa, tertib, dan saling membantu. Kalau ada yang kesulitan, kita bantu. Itu ciri khas orang Kupang,” pesannya.

Tidak hanya itu, ia juga mengingatkan jemaah agar tidak memenuhi koper dengan barang-barang yang tidak esensial, diselingi candaan yang disambut gelak tawa.

“Bawa obat-obatan penting juga. Jangan koper penuh hanya karena dendeng, abon, tomat, lombok, bahkan cobek,” ujarnya.

Menjelang akhir sambutannya, Christian secara khusus memohon doa dari para calon jemaah haji untuk dirinya, Wakil Wali Kota, dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Kupang. Ia berharap dapat memimpin dengan bijaksana dan selalu berada di jalan yang benar.

“Saya tidak minta macam-macam. Saya hanya minta diberikan kebijaksanaan setiap hari untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah,” katanya.

Momentum pelepasan itu terasa semakin menyentuh ketika Christian menutup sambutannya dengan sebuah kalimat reflektif yang mendalam.

“Perjalanan haji tidak hanya tentang sampai di Tanah Suci, tetapi pulang dengan hati yang lebih suci,” ucapnya.

Persiapan dan Jadwal Keberangkatan Jemaah

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Kupang, Marhaban Adhang, memastikan bahwa seluruh jemaah haji Kota Kupang telah dinyatakan sehat dan siap diberangkatkan menuju Tanah Suci. Ia merinci, dari total 159 jemaah, terdiri dari 59 laki-laki dan 100 perempuan. Jemaah tertua berusia 84 tahun, sedangkan jemaah termuda berusia 18 tahun.

Menurut Marhaban, jemaah haji Kota Kupang dijadwalkan berangkat dari Kupang menuju Surabaya pada 10 Mei 2026. Selanjutnya, mereka akan melanjutkan perjalanan dari Surabaya ke Arab Saudi pada 12 Mei 2026.

Marhaban Adhang turut menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang terhadap pelayanan jemaah haji, baik secara moral maupun material. Ia juga menitipkan harapan kepada para jemaah.

“Kami berharap para jemaah turut mendoakan Bapak Wali Kota dan Kota Kupang agar tetap menjadi kota yang damai, toleran, dan semakin maju,” kata Marhaban.