PPGKEMENAG.ID — Sekitar 94 hektare area Waduk Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, kini diselimuti eceng gondok yang tumbuh masif dan menyebar di permukaan perairan. Kondisi ini bukan hanya mengancam ekosistem waduk, tetapi juga fungsi vitalnya sebagai penopang energi listrik untuk wilayah Jawa-Bali.
Senior Manager PLN Indonesia Power (IP) UBP Saguling, Doni Bakar, mengungkapkan bahwa pertumbuhan eceng gondok di waduk tidak terlepas dari tingginya beban pencemaran, termasuk sampah yang masuk melalui Sungai Citarum. Fenomena ini memicu proses ekologis berantai yang berdampak serius.
“Sampah yang menumpuk akan memicu pertumbuhan eceng gondok. Jika eceng gondok semakin banyak, sedimentasi waduk akan meningkat sehingga daya tampung air berkurang,” ujar Doni saat ditemui di Waduk Saguling, Kamis (7/5/2026).
Pendangkalan Waduk Ancam PLTA
Doni menjelaskan, penyebaran eceng gondok yang tidak terkendali dapat mengganggu kualitas air dan mempercepat pendangkalan waduk. Kondisi ini secara langsung berdampak pada kapasitas tampungan air, yang merupakan penopang utama operasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Saguling.
“Ketika kapasitas air menurun, operasional PLTA juga akan terdampak karena pasokan air menjadi berkurang,” ucap Doni.
Saat ini, IP Saguling masih berupaya melakukan penanganan bertahap dengan pembersihan di sejumlah titik. Area terdampak dibersihkan secara bergiliran mengingat luasnya sebaran eceng gondok di permukaan waduk yang tidak bisa dijangkau secara instan.
“Saat ini di Waduk Saguling terpetakan sekitar 94 hektare area yang dipenuhi eceng gondok. Kami melakukan pembersihan secara bertahap dari satu area ke area lainnya,” kata Doni.
Pentingnya Pengendalian Sampah di Hulu
Dalam waktu dekat, IP Saguling akan melakukan evaluasi untuk memperluas area pengangkutan eceng gondok guna menekan laju penyebaran tanaman air tersebut. Namun, pengelola waduk menilai bahwa pengendalian sampah di hulu menjadi kunci untuk menekan pertumbuhan eceng gondok secara berkelanjutan.
Tanpa perbaikan sistem pengelolaan sampah di wilayah Bandung Raya, kondisi perairan Waduk Saguling dikhawatirkan akan terus memburuk. Eceng gondok yang tumbuh berlebihan dapat menutup permukaan air, menghambat sirkulasi oksigen, serta mempercepat pendangkalan akibat penumpukan material organik di dasar waduk.
“Karena itu, kalau budaya masyarakat bisa diubah, misalnya sampah sudah dipilah dari rumah, kemudian sampah organik diolah menjadi maggot, sementara sampah anorganik diolah kembali menjadi barang yang bermanfaat, dampaknya akan sangat besar,” tandas Doni.
Ikuti PPGKEMENAG.ID
