PPGKEMENAG.ID — Kasmi (88), warga Kelurahan Jajar, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Jawa Tengah, menjadi calon jemaah haji tertua dari Kota Bengawan yang akhirnya dapat menunaikan ibadah haji setelah tiga kali pembatalan. Ia dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Sabtu (9/5/2026) tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 53 Kota Solo.
Perasaan senang dan syukur terpancar jelas dari wajah Kasmi. Ia mendaftar haji sejak tahun 2013 dan kini akan didampingi anak serta menantunya. Sebelumnya, pembatalan terjadi karena aturan yang tidak mengizinkan adanya pendamping bagi jemaah lansia.
Saya daftar haji sejak tahun 2013,
ujar Kasmi saat ditemui dalam prosesi pelepasan di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (8/5/2026).
Kasmi berharap dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar dan dalam kondisi sehat.
Harapannya tetap sehat bisa melaksanakan ibadah haji dengan baik,
ungkapnya.
Perjalanan Panjang dan Tiga Kali Pembatalan
Joko Wiyono atau yang akrab disapa Jokowi, anak kandung Kasmi sekaligus pendampingnya, menjelaskan kronologi pembatalan keberangkatan ibadah haji ibundanya. Kasmi sempat dipanggil untuk berangkat haji sebanyak tiga kali, namun selalu batal karena adanya larangan pendamping.
Tahun 2023 itu dipanggil tapi tidak boleh ada pendamping, kemudian kami batalkan. 2024 juga dipanggil tidak boleh ada pendamping kemudian saya batalkan juga.
Joko melanjutkan, pada tahun 2025, ia sebagai anak kandung akhirnya diizinkan untuk mendampingi. Namun, sang istri tidak dapat ikut. Demi bisa berangkat bersama-sama, Joko mengajukan penundaan hingga tahun 2026.
Kemudian 2025 saya anak kandungnya dibolehkan. Tapi istri saya tidak bisa. Saya minta ditunda 2026 supaya bisa sama-sama berangkat hajinya,
kata Joko.
Joko berharap ibadah haji yang mereka tunaikan nanti menjadi haji yang mabrur dan dapat meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT. Berbagai persiapan telah dilakukan, termasuk mengikuti pelatihan manasik haji sejak September tahun lalu.
Kita sudah latihan sehingga mendapatkan ilmu itu. Jadi kita sudah siap (melaksanakan haji),
imbuhnya.
Pesan Wakil Wali Kota Solo
Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, turut hadir dalam pelepasan calon jemaah haji. Ia menekankan bahwa ibadah haji merupakan panggilan istimewa yang tidak semua orang berkesempatan melaksanakannya.
Haji adalah panggilan istimewa yang patut untuk kita syukuri. Tidak semua orang yang mendapatkan kesempatan ini,
ujarnya.
Astrid berpesan kepada seluruh calon jemaah haji asal Kota Solo untuk melaksanakan ibadah dengan sungguh-sungguh dan meniatkan haji semata-mata sebagai ibadah serta upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, terutama mengingat kondisi cuaca ekstrem yang melanda berbagai belahan dunia.
Kami berpesan kepada seluruh jemaah agar senantiasa menjaga kesehatan, apalagi cuaca ekstrem saya tidak hanya Mekkah, Madinah atau seluruh tempat kita ibadah nanti tapi seluruh dunia sehingga kesehatan nomor satu,
ungkap Astrid.
Ikuti PPGKEMENAG.ID
