PPGKEMENAG.ID — Jembatan perahu milik Haji Endang di Desa Anggadita, Karawang, Jawa Barat, yang sempat menjadi sorotan publik setelah video “putus diterjang Sungai Citarum” viral di media sosial, kini telah kembali beroperasi normal. Aktivitas penyeberangan warga terpantau lancar pada Jumat (8/5/2026) siang, setelah sebelumnya sempat dikabarkan tidak dapat digunakan.
Dalam video yang beredar, terdapat narasi “detik-detik jembatan H. Endang putus diterjang debit Sungai Citarum”. Disebutkan bahwa jembatan ponton di aliran Sungai Citarum tersebut putus pada Kamis (7/5/2026) pagi.
Akibat insiden yang tersebar itu, akses penyeberangan sementara disebut tidak dapat digunakan, memaksa warga mencari jalur alternatif lain.
Klarifikasi BPBD Karawang
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Ferry Muharam, memberikan klarifikasi terkait peristiwa tersebut. Menurut Ferry, insiden itu sebenarnya terjadi pada Minggu (3/5/2026), beberapa hari sebelum video menjadi viral.
“Menurut informasi satgas BPBD di lapangan bahwa jembatan penyeberangan tersebut terseret tumpukan eceng gondok, akses penyeberangan saat itu ditutup untuk membersihkan tumpukan eceng gondok tersebut,” kata Ferry saat dikonfirmasi, Jumat (8/5/2026).
Aktivitas Normal Kembali
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Jumat (8/5/2026) siang, aktivitas penyeberangan Haji Endang tampak normal. Jembatan sudah kembali tersambung dan berfungsi seperti sedia kala.
Warga melintas dari arah Desa Anggadita Kecamatan Klari menuju Desa Parungmulya Kecamatan Ciampel maupun sebaliknya tanpa hambatan. Sejumlah pekerja terlihat tengah melakukan pengelasan serta mengatur pengendara sepeda motor yang melintas.
Salah seorang pekerja di lokasi mengungkapkan bahwa penutupan penyeberangan hanya berlangsung dalam hitungan jam, tidak sampai satu hari penuh seperti yang dikhawatirkan.
“Sejam,” ujar seorang pekerja.
Ikuti PPGKEMENAG.ID
