PPGKEMENAG.ID — Ratusan calon jemaah haji (CJH) di Bangkalan, Jawa Timur, bersiap menunaikan ibadah haji dengan menghias koper mereka menggunakan aneka pernak-pernik unik, mulai dari boneka gurita hingga mainan ubur-ubur karet berlampu. Persiapan ini dilakukan jelang keberangkatan kloter pertama pada Jumat (9/5/2026) dini hari.
Hiasan-hiasan tersebut, yang juga mencakup tali tambang dan bunga plastik, bertujuan untuk memudahkan jemaah mengenali koper masing-masing setibanya di Tanah Suci. Koper-koper yang telah dihias ini telah disetorkan ke Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Bangkalan.
Kepala Kantor Kemenhaj dan Umrah Kabupaten Bangkalan, Arief Rohman, menjelaskan bahwa pemberian hiasan pada koper memang tidak bersifat wajib. Namun, pihaknya tetap mengimbau agar setiap koper diberi tanda pengenal.
“Itu sebagai penanda agar ketika koper tiba di sana (Mekkah) jemaah lebih mudah untuk mencari kopernya dan lebih mudah untuk mengenali,” ungkap Arief, Jumat (8/5/2026).
Meski demikian, tidak semua jemaah memasang hiasan. Kemenhaj juga melengkapi setiap koper dengan foto diri pemilik dan barcode yang dapat dipindai.
“Barcode ini ketika di-scan akan muncul data detail pemiliknya termasuk hotelnya di mana dan lainnya,” jelas Arief.
Koper-koper yang telah terkumpul di Kantor Kemenhaj Bangkalan akan dikirim ke Asrama Haji Surabaya pada H-1 sebelum keberangkatan. Tiga armada truk disiapkan untuk mengangkut seluruh koper jemaah.
Setibanya di Kantor Kemenhaj, koper-koper tersebut juga ditimbang untuk memastikan barang bawaan tidak melebihi kapasitas yang telah ditentukan. Batas maksimal yang diizinkan adalah 32 kilogram.
“Batasnya itu 32 kilogram tapi kami imbau agar tidak diisi penuh karena nanti jemaah masih harus berpindah dari hotel satu ke hotel lain. Jadi supaya juga tidak berat bawanya dan roda kopernya supaya tidak cepat rusak,” pesan Arief.
Kloter pertama jemaah haji Bangkalan dijadwalkan berangkat pada Jumat (9/5/2026) pagi pukul 05.00 WIB dari Masjid Agung Bangkalan menuju Asrama Haji Surabaya.
“Jemaah kami minta agar tiba di sana sekitar pukul 03.00 pagi, shalat subuh di sana dan berangkat. Karena jam 06.00 harus sudah masuk ke asrama haji,” terang Arief mengenai jadwal keberangkatan.
Muhammad Jasuli, perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Al Gratis, memastikan bahwa jemaah dari kelompoknya telah siap sepenuhnya untuk diberangkatkan. Ia juga turut mengawasi penyetoran koper jemaahnya ke Kantor Kemenhaj Bangkalan.
“Alhamdulillah, 99 persen koper sudah masuk semua. Besok pagi kita sudah pelepasan dan diberangkatkan,” pungkas Jasuli.
Total 374 CJH yang tergabung dalam kloter 69 akan diberangkatkan pada 9 Mei. Selanjutnya, 374 CJH dari kloter 72 dan 65 CJH dari kloter 73 akan menyusul pada tanggal 10 Mei 2026.
Ikuti PPGKEMENAG.ID
