PPGKEMENAG.ID — Permintaan sapi menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, menunjukkan peningkatan signifikan. Lonjakan pesanan tidak hanya datang dari pelanggan lokal, melainkan juga dari berbagai wilayah di luar Jawa Timur seperti Jakarta dan Jawa Tengah.
Salah satu peternak sapi di Kecamatan Galis, Sahril Abdillah, mengungkapkan kesibukan luar biasa yang dialaminya sejak tiga minggu terakhir. Ia fokus pada pengiriman sapi ke luar wilayah Jawa Timur untuk memenuhi tingginya permintaan.
“Alhamdulillah, kemarin ngirim ke Jakarta dan Jawa Tengah. Itu campur, ada pelanggan baru ada juga yang sudah langganan tiap tahun,” ujar Sahril pada Jumat (8/5/2026).
Untuk momen kurban tahun ini, Sahril telah menyiapkan sebanyak 100 ekor sapi. Sapi-sapi tersebut dipelihara di kandangnya sendiri dan sebagian lagi dititipkan di kandang beberapa petani di sekitar rumahnya.
“Jadi sejak setahun lalu memang sudah beli sapi, beberapa saya titip rawat di petani sekitar, sebagian saya rawat sendiri di kandang. Alhamdulillah, tahun ini siap jual semua,” jelasnya.
Dari total 100 ekor sapi yang disiapkan, 40 ekor di antaranya sudah terjual. Sebagian besar sapi yang sudah dibeli masih dititipkan di kandang Sahril hingga H-1 pelaksanaan kurban, terutama untuk pembeli di wilayah Jawa Timur.
“Kalau luar Jatim sudah langsung kirim. Tapi kalau wilayah Jatim kebanyakan minta dikirim H-1 karena mereka tidak punya kandang dan susah juga untuk cari rumput,” ungkapnya, menjelaskan perbedaan logistik pengiriman.
Sahril mengaku bersyukur karena pada momen kurban tahun ini tidak ada lagi wabah penyakit pada ternak. Kondisi ini berdampak positif pada harga jual sapi, memungkinkan peternak memperoleh keuntungan yang lebih baik.
“Alhamdulillah, saat ini naik. Biasanya Rp 16 juta saat ini bisa Rp 18 juta. Lalu untuk yang besar itu biasanya dijual Rp 19 juta saat ini kita bisa jual Rp 22 juta,” paparnya.
Kondisi serupa juga dirasakan peternak lain di Kecamatan Geger, Wahid. Ia menyatakan bahwa permintaan sapi dari luar wilayah Bangkalan mulai berdatangan, dengan pelanggan rata-rata berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Barat.
“Alhamdulillah sudah banyak permintaan. Biasanya nanti H-10 Idul Adha makin banyak lagi pelanggan yang datang,” pungkas Wahid, optimis menyambut peningkatan pesanan menjelang hari raya.
Ikuti PPGKEMENAG.ID
