— Masa tunggu keberangkatan ibadah haji bagi calon jamaah di Kabupaten Buleleng, Bali, terpantau sangat panjang. Warga yang baru mendaftar tahun ini diproyeksikan baru akan bertolak ke Tanah Suci pada tahun 2054, atau sekitar 28 tahun ke depan.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Buleleng, Agus Annurachman, membenarkan estimasi masa tunggu yang mencapai puluhan tahun tersebut.

“Kalau daftar sekarang, sekitar 28 tahun lagi baru berangkat,” ujar Agus di Buleleng, Sabtu (9/5/2026).

Daftar Tunggu Haji Buleleng Sentuh 1.994 Orang

Data terbaru Kantor Kemenag Buleleng menunjukkan, saat ini terdapat 1.994 calon jamaah haji yang masuk dalam daftar tunggu. Antrean panjang ini disebabkan oleh kuota keberangkatan yang terbatas setiap tahunnya, berbanding terbalik dengan tingginya minat masyarakat.

Agus Annurachman menjelaskan, calon jamaah asal Buleleng yang akan berangkat pada musim haji tahun 2026 adalah mereka yang sudah mendaftar sejak Januari 2014.

“Kuota untuk Provinsi Bali itu jatahnya 700 orang. Antrean pendaftar pada tahun 2014 itu pun diperkirakan baru akan habis sekitar empat tahun lagi,” terang Agus.

109 Calon Jamaah Haji Buleleng Berangkat Tahun Ini

Pada musim haji tahun ini, Kabupaten Buleleng memberangkatkan 109 calon jamaah haji. Jumlah ini sudah termasuk satu orang petugas pendamping.

Rincian rombongan terdiri dari 51 jamaah laki-laki dan 58 jamaah perempuan. Semula, Buleleng mendapatkan alokasi 111 kursi untuk keberangkatan tahun ini. Namun, dua calon jamaah batal berangkat karena masalah kesehatan.

“Ada pasangan suami istri yang memilih mundur karena alasan kesehatan. Kuota mereka kemudian dialihkan kepada calon jamaah lain dari Kota Denpasar sesuai nomor urut antrean selanjutnya,” tutup Agus.