PPGKEMENAG.ID — Lima puluh biksu dari berbagai negara memulai perjalanan spiritual Thudong sejauh 666 kilometer dari Bali menuju Candi Borobudur, Jawa Tengah, pada Sabtu (9/5/2026). Ritual jalan kaki ini akan berlangsung sekitar tiga pekan, bertujuan untuk mengikuti rangkaian perayaan Hari Raya Waisak pada 31 Mei 2026.
Para biksu yang berasal dari Thailand, Malaysia, dan Laos ini merupakan bagian dari inisiatif Indonesia Walk for Peace 2026.
Ketua Umum Indonesia Walk for Peace 2026, Tosin, mengungkapkan bahwa total jarak yang ditempuh para biksu diperkirakan mencapai 666 kilometer.
Total perjalanan itu kalau sampai Borobudur bisa sampai 666 kilometer. Belum jika ada kemacetan, atau penyambutan umat itu bisa bertambah,
kata Tosin pada Sabtu (9/5/2026) di Buleleng.
Rombongan biksu akan melintasi sejumlah wilayah di Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Yogyakarta sebelum tiba di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang. Di Bali, mereka dijadwalkan melalui Kabupaten Buleleng dan Jembrana, sebelum menyeberang menuju Jawa Timur.
Rata-rata, para biksu menempuh jarak 30 hingga 40 kilometer setiap hari. Tosin menambahkan, rute terpanjang di Bali adalah dari Sunggalangit menuju Vihara Empu Astapaka, yang membentang sekitar 48 kilometer.
Paling jauh ini yang di Bali, dari Sunggalangit sampai Vihara Empu Astapaka sekitar 48 kilometer,
ujarnya.
Demi menjaga kelancaran dan kesehatan para biksu, panitia telah menyiapkan sejumlah vihara dan tempat peribadatan sebagai lokasi singgah di berbagai daerah. Persiapan juga meliputi pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebelum ritual dimulai.
Tosin menjelaskan, para biksu tiba di Bali pada Kamis (7/5/2026) dan langsung menjalani pemeriksaan kesehatan keesokan paginya. Pemeriksaan serupa akan kembali dilakukan saat rombongan tiba di Surabaya, Jawa Timur, serta di titik perlintasan lainnya.
Panitia juga menerapkan mitigasi risiko, mengingat perjalanan panjang dan potensi menghadapi berbagai kondisi cuaca panas. Selama menempuh perjalanan ini, para biksu hanya membawa perlengkapan sederhana berupa jubah dan mangkuk makan atau patta.
Ikuti PPGKEMENAG.ID
