— Kementerian Pertahanan Amerika Serikat (AS) atau Pentagon telah merilis 160 dokumen rahasia terkait penampakan benda terbang tak dikenal (UFO) pada Jumat (9/5/2026). Dokumen-dokumen ini, yang mencakup laporan dari berbagai lembaga seperti FBI, Kementerian Luar Negeri, NASA, hingga Pentagon sendiri, diharapkan meningkatkan transparansi kepada publik.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menegaskan pentingnya langkah deklasifikasi ini. Menurutnya, perilisan dokumen tersebut akan menjawab spekulasi yang telah lama berkembang di masyarakat.

“Dokumen-dokumen ini, yang selama ini tersembunyi di balik klasifikasi rahasia, telah lama memicu spekulasi yang wajar. Sudah waktunya rakyat Amerika melihatnya sendiri,” ujar Hegseth.

Salah satu sorotan utama dari dokumen yang dirilis adalah laporan mengenai fenomena anomali tak teridentifikasi (UAP) yang terjadi pada tahun 2023. Dalam berkas tersebut, tujuh pegawai pemerintah federal melaporkan serangkaian insiden aneh.

Laporan yang dianggap paling meyakinkan oleh Kantor Resolusi Anomali Seluruh Domain (AARO) Pentagon melibatkan kesaksian agen khusus penegak hukum federal. Tiga tim agen melaporkan melihat “bola oranye” di langit yang kemudian mengeluarkan atau meluncurkan “bola merah” yang lebih kecil.

Selain itu, dua agen federal lainnya mengaku menyaksikan sebuah bola oranye bercahaya yang hinggap di dekat puncak sebuah batu. Dokumen tersebut juga menyertakan ilustrasi yang menggambarkan lingkaran merah-oranye dengan garis kuning di bagian bawahnya.

Objek tersebut dideskripsikan mirip dengan “Mata Sauron” dalam film Lord of the Rings.

“Mirip dengan ‘Mata Sauron’ dari Lord of the Rings, namun tanpa pupil,” tulis deskripsi dalam dokumen tersebut.

Piring Terbang dan Arsip Lama

Selain laporan modern, berkas-berkas ini juga mengungkap arsip lama yang berasal dari tahun 1940-an. Salah satu dokumen dari Desember 1947 memuat laporan mengenai piring terbang, menunjukkan bahwa fenomena ini telah menjadi perhatian sejak lama.

“Laporan yang terus berlanjut dan baru-baru ini dari pengamat yang berkualifikasi mengenai fenomena ini tetap menjadikan masalah ini sebagai perhatian Markas Besar Komando Material Udara,” bunyi dokumen tersebut.

Kekhawatiran serupa juga tercatat dalam laporan intelijen Angkatan Udara yang sebelumnya berstatus “Sangat Rahasia” pada November 1948.

“Selama beberapa waktu kami merasa khawatir dengan laporan berulang mengenai piring terbang,” tulis dokumen itu.

Perintah Trump dan Komentar Obama

Langkah deklasifikasi besar-besaran ini bermula dari arahan Presiden AS Donald Trump pada Februari. Ia memerintahkan lembaga federal untuk mengidentifikasi dan merilis file terkait UFO dan alien, menyusul besarnya minat publik terhadap isu tersebut.

Saat itu, Trump sempat menyinggung pendahulunya, Barack Obama, yang pernah berkomentar mengenai kehidupan luar angkasa dalam sebuah tayangan podcast. Dalam wawancara dengan Brian Tyler Cohen, Obama menyebut, “Mereka nyata, tapi saya belum melihat mereka dan mereka tidak disimpan di Area 51,” merujuk pada pangkalan militer rahasia di Nevada.

Trump menanggapi pernyataan tersebut dengan menuduh Obama membocorkan informasi rahasia.

“Dia memberikan informasi rahasia, dia tidak seharusnya melakukan itu,” kata Trump kepada wartawan, meski ia sendiri mengaku tidak yakin akan kebenaran alien. “Saya tidak tahu apakah mereka nyata atau tidak.”

Hingga saat ini, belum ada bukti sahih mengenai keberadaan kehidupan cerdas di luar Bumi. Dalam laporan sebelumnya pada Maret 2024, Pentagon menyatakan tidak menemukan bukti bahwa UAP merupakan teknologi alien. Banyak penampakan yang dicurigai ternyata hanyalah balon cuaca, pesawat mata-mata, satelit, atau aktivitas normal lainnya.