PPGKEMENAG.ID — Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio bertemu dengan Paus Leo XIV di Vatikan pada Kamis (7/5/2026), di tengah ketegangan yang mencuat antara Sri Paus dan Presiden AS Donald Trump.
Ketegangan tersebut dipicu oleh kritik keras Trump terhadap Paus Leo yang secara konsisten menunjukkan sikap anti-perang. Sikap Sri Paus itu beberapa kali memicu pemberitaan global.
Usai pertemuan, Rubio menyatakan bahwa dirinya telah mengadakan diskusi yang “sangat baik” dengan pemimpin 1,4 miliar umat Katolik dunia tersebut.
Dalam pertemuan itu, Rubio dan Paus Leo XIV membahas sejumlah isu penting yang menjadi kepentingan bersama, termasuk kebebasan beragama dan konflik AS-Iran yang sedang berlangsung.
Penting untuk berbagi sudut pandang kita dan penjelasan serta pemahaman tentang dari mana kita berasal, dan saya pikir itu sangat positif.
Demikian disampaikan menteri berusia 54 tahun itu, seperti dikutip dari AFP.
Selain Paus Leo XIV, Rubio juga mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Vatikan Pietro Parolin selama kunjungan tersebut.
Ia menjelaskan bahwa pertemuan dengan Parolin menjadi kesempatan bagi pihak AS untuk menyampaikan perkembangan terkini mengenai situasi di Iran.
Saya memberi mereka informasi terbaru tentang situasi dengan Iran, menyampaikan sudut pandang kami tentang mengapa ini penting.
Rubio menambahkan, kunjungannya ke Vatikan juga merupakan kesempatan baginya untuk secara pribadi mengungkapkan perasaannya.
Sebagai diplomat AS yang memeluk agama Katolik, Marco Rubio berulang kali berupaya meredam ketegangan antara Trump dan Paus Leo. Upaya ini dilakukan setelah pernyataan-pernyataan presiden berisiko menjauhkan pemilih dari kalangan Katolik AS.
Sebelumnya, Trump menuduh Paus Leo XIV lemah dalam kebijakan luar negeri. Tuduhan ini muncul setelah Paus pertama asal AS tersebut secara terbuka mengkritik keras perang di Timur Tengah.
Meski demikian, Rubio mengeklaim bahwa kunjungannya ke Vatikan telah direncanakan jauh sebelum munculnya polemik antara Trump dan Sri Paus.
Ikuti PPGKEMENAG.ID
