— Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI melaporkan penambahan empat jemaah haji yang wafat di Tanah Suci pada Kamis (7/6/2025). Dengan penambahan ini, total jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Arab Saudi kini mencapai 16 orang.

“Kami juga turut menyampaikan data jemaah yang wafat di Arab Saudi, innalillahi wa innailaihi rajiun. Pada hari Kamis, 7 Mei 2026, terdapat empat jemaah yang wafat,” ujar Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaf dalam konferensi pers, Jumat (8/6/2026).

Empat jemaah yang meninggal dunia tersebut adalah:

  • Misno Irokarso, jemaah laki-laki dari kloter JKG 9 asal Kabupaten Lampung Timur, Lampung.
  • Abede Wahid, jemaah laki-laki dari kloter SUB 7 asal Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
  • Fajar Puja Sasmita, jemaah laki-laki dari kloter SUB 11 asal Kota Malang, Jawa Timur.
  • Amit Asim, jemaah laki-laki dari kloter KJT 9 asal Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Maria menambahkan bahwa penyebab wafat jemaah haji paling banyak adalah penyumbatan pembuluh darah ke jantung dan radang paru-paru.

“Kami menyampaikan kabar duka ini dengan duka cita yang mendalam, semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, dan keluarga ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Maria.

Kondisi Kesehatan Jemaah

Selain data wafat, Maria juga menyampaikan laporan terkini mengenai kondisi kesehatan jemaah haji lainnya. Berdasarkan data yang diterima, total jemaah yang menjalani pengobatan jalan mencapai 17.301 orang.

Sementara itu, 161 jemaah telah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Sebanyak 311 jemaah lainnya dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi, dengan 82 jemaah di antaranya masih menjalani perawatan intensif hingga saat ini.