— Marsekal Muda TNI Muzafar resmi menerima promosi jabatan sebagai Panglima Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II. Perwira tinggi bintang dua TNI Angkatan Udara tersebut sebelumnya mengemban tugas sebagai Panglima Komando Daerah TNI Angkatan Udara (Pangkodau) I.

Rotasi jabatan di matra TNI Angkatan Udara ini diungkapkan oleh Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsekal Madya TNI Minggit Triwibowo. Pengumuman tersebut disampaikan saat acara di GOR Antarikshe, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Sabtu (9/5/2026).

“Kemudian kita juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan atas kesempatan yang diberikan kepada pejabat lama, Marsekal Muda TNI Muzafar mendapatkan promosi amanah, nantinya akan mengemban sebagai Panglima Kogabwilhan II,” ujar Minggit.

Sementara itu, posisi Pangkodau I kini diisi oleh Marsekal Pertama TNI Erwin Sugiandi. Pelantikan Erwin sebagai Pangkodau I juga dilaksanakan oleh Minggit pada hari yang sama.

Ap apresiasi untuk Muzafar

Dalam sambutannya, Minggit menilai Muzafar berhasil memimpin Kodau I dan sukses menjalankan berbagai misi. Prestasi tersebut mencakup operasi bantuan kemanusiaan serta dukungan terhadap kedaulatan negara, baik di darat maupun laut.

Menurut Minggit, Muzafar juga sukses mengomandoi jajaran Pangkalan TNI AU (Lanud) dalam mendukung program pemerintah. Program-program tersebut meliputi ketahanan pangan, bakti sosial, hingga inisiatif Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Atas kerja keras dan pengabdian terbaik yang telah diberikan, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya,” ujar Minggit.

Harapan untuk Erwin Sugiandi

Kepada Marsekal Pertama TNI Erwin Sugiandi, Minggit menyampaikan selamat atas kepercayaan yang diberikan pimpinan TNI AU untuk memimpin Kodau I. Ia menegaskan bahwa jabatan tersebut bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah dengan tanggung jawab besar.

Minggit menyatakan optimismenya bahwa Erwin mampu menjalankan tugas dengan baik. Keyakinan ini didasari oleh pengalaman, wawasan, dan integritas yang dimiliki Erwin selama penugasan sebelumnya.

“Marsekal juga dapat menghadirkan inovasi dan terobosan baru untuk meningkatkan kinerja Kodau I secara berkelanjutan,” pungkas Minggit.