— Mewujudkan hunian yang nyaman dan estetik menjadi dambaan banyak orang, mendorong beragam konsep interior diaplikasikan untuk menciptakan suasana hangat dan menenangkan. Salah satu gaya yang kian diminati adalah Japanese minimalis, yang kini menjadi pilihan artis, pembawa acara, sekaligus penulis buku Natasha Rizky. Rumahnya tampil sederhana namun fungsional, didominasi warna netral, elemen kayu, serta penataan ruang yang rapi.

Pintu Masuk Menuju Lantai Dua

Memasuki kediaman Natasha Rizky, pintu utama terletak di lantai dua, sementara area bawah dimanfaatkan sebagai garasi. Kesan Japanese minimalis langsung terasa kuat berkat penggunaan material alami serta bentuk desain rumah yang sederhana.

Nuansa alam kental terasa melalui dinding batu alam, pintu dan handrail kayu, hingga kursi serta elemen dekorasi berbahan kayu, mencerminkan ciri khas desain Jepang yang mengutamakan kedekatan dengan alam.

Dapur yang Bersih dan Fungsional

Beranjak ke area dapur, suasana hangat menyambut dengan sentuhan Japanese minimalis modern yang memprioritaskan kesederhanaan, kenyamanan, dan fungsi. Tata ruang didesain bersih dan terbuka, minim dekorasi, menciptakan kesan rapi dan menenangkan.

Perpaduan meja dapur berwarna hitam glossy dengan kabinet kayu terang menghadirkan kontras elegan namun tetap hangat dan natural. Motif kayu yang sederhana tanpa detail berlebihan turut memperkuat kesan alami khas hunian Jepang.

Penggunaan warna netral seperti putih, hitam, dan cokelat kayu menjadikan dapur nyaman dipandang dan tidak berlebihan. Pencahayaan ruangan dimaksimalkan dengan lampu gantung hitam modern di area makan serta downlight pada area memasak dan persiapan.

Jendela berukuran besar juga berperan penting, memungkinkan cahaya alami masuk melimpah, membuat dapur terasa lebih terang, lapang, dan hidup.

Ruang Keluarga Kaya Unsur Kayu

Area ruang keluarga memancarkan kehangatan dan ketenangan berkat kombinasi warna putih, krem, beige, dan cokelat kayu yang tersebar di berbagai sudut. Perpaduan warna ini juga memberikan kesan lembut dan lapang.

Nuansa Japanese minimalis semakin kentara dengan dominasi material kayu pada rak, partisi, meja, hingga kabinet. Natasha Rizky, yang akrab disapa Aca, mengungkapkan bahwa pilihan konsep ini didasari kecintaannya pada desain rumah Jepang.

“Karena Aca suka banget Jepang kan, jadi cari referensi, mulai dari meja yang dibuat rendah dan ada tatami (alas lantai),” ujar Natasha seperti dikutip dari Taulany TV, Jumat (8/5/2026).

Selain itu, rak pajangan tinggi yang menyatu dengan dinding berfungsi ganda sebagai tempat penyimpanan dan elemen dekoratif, menjaga kerapian ruangan. Sofa berwarna terang dengan bentuk sederhana semakin memperkuat kesan minimalis dan kenyamanan.

Dekorasi pun dijaga tidak berlebihan, hanya menggunakan cermin, tanaman kecil, serta hiasan dinding sederhana, demi mempertahankan suasana ruangan yang tenang.

Kolam Renang Indoor yang Menarik

Kediaman Natasha juga dilengkapi dengan kolam renang indoor berdesain sederhana namun menarik. Area ini dirancang terbuka dan nyaman, menjadikannya tempat ideal untuk bersantai bersama keluarga.

Ruang keluarga di depan kolam renang dipisahkan oleh jendela besar kombinasi kayu dan kaca berwarna putih. Material ini tidak hanya menjaga area kolam tetap terang, tetapi juga menyatukannya secara harmonis dengan interior rumah.

Suasana hangat kian terasa dengan kehadiran dua kursi kayu dan meja kecil bergaya simpel di tepi kolam. Setiap kursi dilengkapi bantal serta selimut putih bermotif sederhana, menambah kesan nyaman dan menenangkan pada area ini.

Kamar Tidur Anak yang Terhubung

Beralih ke kamar tidur anak, area ini sengaja didesain terhubung dengan kamar anak lainnya. Untuk kamar anak laki-laki, konsep sederhana namun nyaman tetap dipertahankan. Nuansa Jepang terlihat jelas dari dominasi material kayu berwarna natural pada backdrop tempat tidur, rak penyimpanan, serta kabinet built-in, menciptakan suasana alami dan menenangkan.

Bentuk lengkung besar pada area headboard menjadi titik fokus ruangan, memberikan kesan lembut dan estetik, diperkuat dengan aksen biru tua yang khas untuk kamar anak laki-laki. Sementara itu, kamar anak perempuan Natasha memiliki kemiripan desain dengan kamar anak laki-laki, tetap mengaplikasikan elemen kayu alami.

Kombinasi warna netral seperti putih, cokelat muda, dan beige dipadukan dengan aksen merah muda di belakang dan samping tempat tidur, menciptakan keseimbangan antara kesan tenang dan ceria yang pas untuk kamar anak.

Kamar Tidur Utama yang Tenang

Terakhir, kamar tidur utama juga mengusung konsep hangat dan rapi, senada dengan ruangan lainnya. Dominasi warna netral seperti krem, beige, putih, serta sentuhan cokelat kayu pada lantai dan furnitur menciptakan suasana yang menenangkan. Tata ruangnya dirancang sederhana, minim dekorasi berlebihan, sehingga menghadirkan kesan tenang dan lapang.

Meskipun terlihat simpel, kamar tidur ini dilengkapi televisi yang menyatu dengan kabinet dan rak dinding berdesain sederhana. Pencahayaan warm light di sisi tempat tidur kian menambah kesan nyaman dan menenangkan.

“Ini Jepang banget, ini,” ujar Andre Taulany saat melihat tampilan kamar tidur Natasha Rizky, sembari menyarankan penambahan wallpaper khas Jepang seperti pohon sakura di dinding belakang tempat tidur.

Penggunaan material kayu, mulai dari dinding, pintu, hingga lemari pakaian di ruang wardrobe, menjadikan ruangan terasa hangat sekaligus estetik. Furnitur yang dipilih juga berdesain clean dan minim ornamen, membuat kamar tampak lebih lega, rapi, dan nyaman untuk beristirahat.