— PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menerima Lencana Perak Jer Basuki Mowo Beyo dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur pada momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi ADM dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah Jawa Timur.

Lencana Perak Jer Basuki Mowo Beyo merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Pemprov Jawa Timur kepada individu maupun institusi. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi, kontribusi, dan prestasi dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk di sektor pendidikan.

Executive Officer Human Resources & General Affairs ADM, Arie Sonawidjaja, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan atas komitmen berkelanjutan ADM. Komitmen tersebut terwujud melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Pintar Bersama Daihatsu yang secara konsisten mendukung pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia.

Capaian ini merupakan hasil kolaborasi dan komitmen berbagai pihak, termasuk jajaran internal ADM yang secara aktif mendampingi pengembangan SMK binaan serta membuka ruang pembelajaran industri bagi para siswa melalui berbagai program edukatif dan kunjungan industri.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyoroti pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik. Menurutnya, pendidikan juga harus berfokus pada pembentukan karakter dan integritas generasi muda.

Kita membutuhkan pendidikan yang tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga mampu membangun karakter, integritas, dan nilai kemanusiaan.

Hingga saat ini, ADM telah membina lebih dari 400 sekolah di seluruh Indonesia, dengan lebih dari 90 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di antaranya berada di Jawa Timur. Program kolaboratif ini mencakup penyelarasan kurikulum berbasis industri, peningkatan kompetensi tenaga pengajar, implementasi budaya industri, hingga dukungan fasilitas pembelajaran.

ADM berharap kolaborasi antara industri, pemerintah, dan institusi pendidikan dapat terus diperkuat. Hal ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan, sekaligus melahirkan sumber daya manusia unggul, kompeten, dan berintegritas.