— Pasukan Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan, melumpuhkan dua kapal tanker berbendera Iran yang berupaya menembus blokade AS di perairan Iran pada Jumat (8/5/2026). Serangan ini menyasar kapal M/T Sea Star III dan M/T Sevda, menambah daftar total empat kapal yang dicegat Washington karena dianggap melanggar blokade yang telah berlaku sejak 13 April.

Militer AS mengonfirmasi bahwa sebuah pesawat tempur F/A-18 Super Hornet Angkatan Laut AS berhasil melumpuhkan kedua kapal tersebut. Aksi ini merupakan kelanjutan dari serangan AS terhadap beberapa target Iran pada Kamis (7/5/2026), yang menurut Komando Pusat AS (CENTCOM) adalah respons terhadap serangan Iran terhadap kapal perang AS di Selat Hormuz.

CENTCOM juga merilis rekaman serangan terhadap kedua kapal di platform X, menjelaskan metode penyerangan.

“(Angkatan Laut AS) menembakkan amunisi presisi ke cerobong asap mereka, mencegah kapal-kapal yang tidak patuh tersebut memasuki Iran,” kata CENTCOM.

Target Merupakan Kapal Tanker Kosong

Menurut laporan Reuters pada Jumat, dua kapal berbendera Iran yang diserang militer AS tersebut merupakan kapal tanker minyak kosong. Informasi ini senada dengan laporan sebelumnya mengenai tiga kapal tanker kosong milik Perusahaan Tanker Nasional Iran yang melintasi garis blokade Angkatan Laut AS dalam dua hari terakhir.

Perusahaan intelijen maritim TankerTrackers pada Jumat menyampaikan bahwa ketiga kapal tersebut dalam perjalanan kembali ke Iran melalui Zona Ekonomi Eksklusif Pakistan. Total kapasitas angkut minyak mentah gabungan ketiga kapal mencapai 5 juta barel.

TankerTrackers mengklaim dua dari kapal tanker tersebut telah terkonfirmasi melalui citra satelit. Sementara itu, kapal ketiga, Hasna, terdeteksi pada sistem identifikasi otomatis (AIS) pada Kamis malam di lepas pantai Shinas, Oman, di sebelah barat garis blokade. Konfirmasi visual untuk kapal Hasna masih menunggu, sedangkan identitas dua kapal tanker lainnya telah dibagikan kepada klien TankerTrackers.

Perkembangan ini menyusul pernyataan CENTCOM pada Rabu (6/5/2026) bahwa pasukan AS telah melumpuhkan kapal tanker M/T Hasna berbendera Iran di Teluk Oman. Pencegatan tersebut dilakukan setelah kapal itu gagal mematuhi peringatan berulang kali. CENTCOM menegaskan, kapal tanker Hasna tidak bermuatan dan sedang melintasi perairan internasional menuju pelabuhan Iran saat dicegat.