— Sebanyak 700 personel gabungan TNI-Polri disiagakan untuk mengamankan pertandingan playoff Championship Liga 2 antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (8/5/2026). Jumlah pengamanan ini meningkat dua kali lipat dari pertandingan-pertandingan sebelumnya.

Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin, mengungkapkan bahwa peningkatan personel ini merupakan hasil rapat koordinasi selama tiga hari berturut-turut bersama TNI dan panitia pelaksana. “Selama tiga hari berturut-turut kita sudah menggelar rapat koordinasi bersama TNI, panitia pelaksana untuk memastikan pertandingan berjalan aman dan lancar. Pengamanan akan melibatkan 700 personel gabungan TNI-Polri,” kata Irjen Patrige kepada wartawan di Sentani, Jumat (8/5/2026).

Ia menambahkan, “Ada peningkatan pengamanan dari biasanya sekitar 300 personel, sekarang menjadi 700 personel gabungan.”

Personel keamanan tersebut akan ditempatkan di berbagai titik strategis, mulai dari jalan menuju stadion hingga area di dalam stadion. Selain itu, mereka juga akan bertugas mengatur lalu lintas di sekitar lokasi pertandingan. “Pengamanan ini akan dilakukan dari jalan menuju stadion hingga ke dalam stadion. Kita ingin memastikan bahwa masyarakat yang datang menonton merasa aman,” jelas Kapolda.

Irjen Patrige menegaskan bahwa pengamanan kali ini juga mengacu pada evaluasi insiden sepak bola yang pernah terjadi di Indonesia, termasuk pengalaman di Stadion Mandala Jayapura dan tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang. Hal ini menjadi perhatian serius dari pimpinan Polri.

“Kita belajar dari pengalaman sendiri di Stadion Mandala dan juga dari Kanjuruhan di Malang. Itu yang sangat ditekankan oleh Bapak Kapolri agar setiap pertandingan benar-benar taat aturan dan SOP,” tegasnya.

Selain pengamanan di dalam stadion, aparat juga mengantisipasi potensi konvoi suporter setelah pertandingan. Polisi berharap euforia kemenangan tidak mengganggu ketertiban umum maupun keselamatan berlalu lintas.

“Kalau Persipura menang tentu masyarakat senang dan bisa saja melakukan pawai. Tapi semua itu sudah diantisipasi agar tidak mengganggu ketertiban lalu lintas,” ungkap Irjen Patrige.

Peran Profesionalisme Wasit

Kapolda juga menyoroti pentingnya peran pengadil lapangan dalam menjaga situasi keamanan yang kondusif. Menurutnya, salah satu faktor kunci terciptanya pertandingan yang aman dan lancar adalah keputusan wasit yang profesional dan netral.

“Salah satu faktor situasi keamanan itu aman ada di pengadil lapangan. Harapan kita mereka bisa bekerja dengan profesional dan netral sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” bebernya.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda mengimbau masyarakat untuk menikmati pertandingan secara tertib dan menjauhi minuman keras demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif. “Kita berharap semua bisa menikmati pertandingan dengan aman dan bersama-sama berdoa agar pertandingan berjalan lancar dan Persipura menjadi pemenang,” pungkasnya.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar stadion. Langkah tersebut dilakukan agar kemacetan yang terjadi pada pertandingan sebelumnya tidak terulang.

Pantauan di Stadion Lukas Enembe menunjukkan bahwa para suporter sudah mulai berdatangan sejak pukul 11.00 WIT, bahkan ada yang terlihat membawa bekal ke dalam stadion sambil menunggu jam pertandingan.