— Presiden RI Prabowo Subianto memperkenalkan jajaran menteri Kabinet Merah Putih kepada warga Miangas, Talaud, Sulawesi Utara, pada Sabtu (9/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Prabowo menyatakan kekagumannya atas pemahaman warga pulau terluar itu terhadap nama-nama menterinya.

Kunjungan Prabowo diawali dengan pengenalan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono. Ia juga menjelaskan berbagai tugas dan bantuan yang akan disalurkan pemerintah di sektor kelautan dan perikanan.

“Hari ini kita beri bantuan, 1 kapal berapa besarnya 15 gross ton besar juga itu, luar biasa itu, awak kapalnya berapa? 15 GT,” kata Prabowo saat berinteraksi dengan warga di SMK 2 Talaud, Miangas.

Setelah itu, Prabowo melanjutkan perkenalan dengan menyebut nama Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Menteri Luar Negeri Sugiono.

Momen menarik terjadi ketika Prabowo memperkenalkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Ia sengaja menguji pengetahuan warga Miangas.

“Sjafrie?” tanya Prabowo.

“Sjafrie Sjamsoeddin,” jawab warga serentak.

Prabowo tampak terkejut dengan respons warga yang cepat dan tepat. “Oh ini karena orang Sulawesi ya. Hafal,” ujarnya.

Perkenalan berlanjut dengan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. Prabowo kembali menguji warga.

“Kalau ini siapa?” tanya Prabowo lagi.

“Pak Dody,” jawab warga serentak.

Kembali, respons warga membuat Prabowo kagum. “Kok kenal semua ini, padahal pulau terluar. Wah hebat sekali rupanya ini, Komdigi hebat berarti ada TV,” kata Prabowo, mengaitkan pengetahuan warga dengan peran Kementerian Komunikasi dan Digital.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga memperkenalkan sejumlah petinggi militer, antara lain Wakil Panglima TNI Jenderal TBI Tandyo Budi Revita, Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Tonny Harjono, dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Muhammad Saleh Mustafa.

Di akhir perkenalannya, Prabowo sempat menyampaikan permohonan maaf karena melupakan satu nama penting, yakni Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. “Tadi saya minta maaf kelupaan sekretaris kabinet, saudara Teddy Indra Wijaya,” ucapnya.