— Rektor Universitas Indonesia (UI), Heri Hermansyah, mengungkapkan prospek pekerjaan bagi para lulusan dari kampus yang ia pimpin. Heri menjelaskan bahwa tidak semua alumni bekerja persis sesuai dengan jurusan yang mereka pilih selama kuliah.

Kendati demikian, menurut Heri, relevansi pekerjaan lulusan dengan program studi (prodi) harus dilihat secara spesifik per sektor. “Mengenai lulusannya tadi, kita memang harus melihat secara sektor per sektor, bidang per bidang, rumpun per rumpun,” kata Heri saat ditemui di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Senin (4/5/2026).

Sebagai contoh, Heri menjelaskan bahwa lulusan dari Kedokteran atau Kedokteran Gigi umumnya bekerja sesuai bidangnya, yakni sebagai dokter di rumah sakit atau klinik.

Sementara itu, untuk bidang sains dan teknologi (saintek), Heri menyebutkan bahwa mayoritas lulusan memang bekerja di bidang yang relevan, meskipun tidak menutup kemungkinan mereka juga berkarier di sektor lain. “Nah sekali lagi, bidang engineering saintek majority bekerja di bidangnya. Tetapi tidak menentu kemungkinan bekerja di bidang-bidang lain,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kemampuan yang diperoleh di universitas mempermudah lulusan untuk menguasai dan mengembangkan pekerjaan mereka. “Di mana kemampuan yang dia dapatkan di universitas itu, membuat dia mudah menguasai pekerjaannya dan kemudian mengembangkannya,” lanjut Heri.

Prospek kerja bagi lulusan sosial humaniora (soshum) dinilai lebih luas. Ada yang bekerja sesuai bidang, namun banyak juga yang memilih pekerjaan yang relevan dengan kompetensi yang didapat selama kuliah.

Heri menekankan bahwa lulusan tidak harus selalu bekerja sesuai dengan prodi yang dipilih. “Di ilmu sosial dan ilmu politik, ada ilmu politik, sosiologi, kesejahteraan sosial, itu mungkin tidak linear bahwa bidang ini harus kerja di bidang sama dengan judul program sudinya. Tetapi mungkin kerja di bidang yang relevan dengan kompetensinya dan dibutuhkan di dalam proyek, sub pekerjaan,” jelasnya.

Pengembangan Kompetensi Penunjang

Selama menempuh pendidikan di UI, mahasiswa tidak hanya dibekali dengan ilmu spesifik prodi. Mereka juga disiapkan dengan berbagai kemampuan lain yang esensial untuk dunia kerja, seperti terlibat dalam organisasi kampus dan membangun jejaring.

“Nah kompetensi utama dan kompetensi penunjang ini kemudian diperkaya dengan kemampuan bahasa, kemampuan komunikasi, kemampuan untuk membangun jaring. Masuklah dia (lulusan kampus) ke perusahaan atau ke pemerintahan atau kemanapun,” pungkas Heri.