PPGKEMENAG.ID — Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan pentingnya disiplin dan ketangguhan bagi para siswa Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) selama menjalani pendidikan militer. Sjafrie menyebut masa pendidikan ini sebagai tahap krusial dalam membentuk karakter dan mental prajurit yang profesional.
Ia menekankan bahwa para siswa tengah dipersiapkan untuk menjadi prajurit yang teguh memegang nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, serta Delapan Wajib TNI. “Jalani pendidikan ini dengan penuh semangat dan rasa bangga. Kalian sedang dipersiapkan menjadi Prajurit Sapta Marga yang tangguh, profesional, serta selalu setia kepada bangsa dan negara,” ujar Sjafrie, dikutip dari laman resmi Kementerian Pertahanan pada Jumat (8/5/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Sjafrie saat melakukan kunjungan kerja ke Rindam XIII/Merdeka di Tomohon, Sulawesi Utara, Kamis (7/5/2026). Dalam kesempatan itu, Menteri Pertahanan juga meninjau program revitalisasi fasilitas pendidikan dan pembinaan prajurit di lingkungan Rindam XIII/Merdeka.
Revitalisasi ini, lanjut Sjafrie, bertujuan untuk meningkatkan sarana pendidikan prajurit TNI, termasuk penyediaan fasilitas yang lebih modern demi mendukung proses pendidikan. “Fokus revitalisasi mencakup penyediaan fasilitas pendidikan dan pembinaan yang lebih modern serta memadai guna mendukung proses pembentukan prajurit TNI yang profesional, disiplin, dan memiliki kesiapan tinggi dalam mengabdi kepada bangsa dan negara,” jelasnya.
Sjafrie menambahkan, Kementerian Pertahanan akan terus melengkapi fasilitas pendidikan di berbagai Rindam di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil untuk memastikan pendidikan pertama prajurit dapat berjalan lebih optimal.
Ikuti PPGKEMENAG.ID
