— Kernet bus Antar Lintas Sumatera (ALS) bernomor polisi BK-7778-DL, M. Fadli (30), menjadi saksi kunci dalam insiden tabrakan maut yang melibatkan busnya dengan truk tangki di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. Pria asal Riau yang menjadi kernet bus tujuan Medan tersebut berhasil selamat dengan luka lecet setelah keluar dari kendaraan sesaat kecelakaan terjadi.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Sumatera Selatan, Kompol I Putu Suryawan, menegaskan bahwa keterangan Fadli sangat krusial untuk mengungkap penyebab pasti tabrakan yang berujung pada kebakaran hebat tersebut.

“Saat ini saksi kunci satu orang (kernet) yang selamat. Beberapa warga sekitar yang melihat kejadian juga kita ambil keterangan,” ujar Putu dalam konferensi pers di Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang, Jumat (9/5/2026).

Pemeriksaan Intensif Selama Tiga Hari

Hingga kini, pihak kepolisian belum dapat merinci hasil pemeriksaan terhadap Fadli. Meskipun proses pemeriksaan telah berjalan selama tiga hari di Polres Muratara, petugas masih terus melakukan pendalaman terhadap detail kejadian di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Untuk saat ini masih dalam pemeriksaan untuk pendalaman bagaimana secara rinci dan detail di TKP, perkembangan akan segera kami update,” jelas Putu.

Kronologi Singkat: Bus Hindari Lubang Jalan

Kecelakaan tragis yang melibatkan bus ALS jurusan Pati-Medan dengan truk tangki minyak milik PT Serelaya ini terjadi pada Rabu (6/5/2026) siang di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya. Benturan keras antara kedua kendaraan besar tersebut memicu api yang dengan cepat menghanguskan seluruh badan bus dan truk.

Berdasarkan penyelidikan awal kepolisian, insiden diduga bermula saat bus ALS berupaya menghindari lubang jalan yang tidak rata. Saat melakukan manuver, bus diduga melambung masuk ke jalur berlawanan hingga bertabrakan dengan truk tangki yang datang dari arah depan.

Pihak kepolisian terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi lain guna melengkapi hasil penyelidikan terkait kemungkinan adanya kelalaian atau faktor teknis dalam kecelakaan yang merenggut korban jiwa ini.