— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini mengenai potensi hujan lebat dan angin kencang yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada Sabtu (9/5/2026) dan Minggu (10/5/2026). Masyarakat dan pemangku kepentingan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.

Pengendara kendaraan bermotor khususnya diminta waspada terhadap hujan lebat yang berpotensi disertai kilat atau petir serta angin kencang, yang bisa mengganggu kelancaran perjalanan. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mewaspadai potensi pohon atau dahan tumbang, baliho roboh, genangan air, dan sambaran petir.

Untuk meminimalkan risiko, BMKG menyarankan agar masyarakat menghindari berteduh di bawah pohon, papan reklame, atau bangunan rapuh, serta membatasi aktivitas di ruang terbuka saat hujan disertai angin kencang dan petir.

“Kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu ini perlu menjadi perhatian dalam perencanaan berbagai aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti olahraga dan wisata,” terang BMKG dikutip dari laman resmi mereka.

“Oleh karena itu, BMKG mengingatkan masyarakat untuk secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca, peringatan dini, dan peringatan cuaca ekstrem resmi melalui berbagai kanal informasi BMKG, antara lain laman www.bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial @infobmkg, serta melakukan langkah-langkah antisipatif di lingkungan sekitar guna meminimalkan potensi dampak cuaca ekstrem,” sambungnya.

Penyebab Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG menjelaskan, aktifnya fenomena atmosfer tropis di sebagian besar wilayah Indonesia menjadi penyebab utama dalam sepekan ke depan. Madden-Julian Oscillation (MJO) diprediksi masih berada pada fase 2 (Samudra Hindia) dan berpotensi bergerak ke timur menuju fase 3 (Samudra Hindia). Aktivitas MJO ini teridentifikasi akan melintasi sejumlah wilayah Indonesia.

Selain itu, Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial juga diprediksi aktif dan menjalar di beberapa wilayah, yang secara signifikan meningkatkan pembentukan awan hujan. Faktor regional juga turut berperan, salah satunya adalah aktivitas Siklon Tropis Hagupit.

Dalam 48 jam ke depan, siklon tropis ini diperkirakan akan menguat dengan kecepatan angin maksimum mencapai 35 knot dan tekanan udara minimum 1000 hPa, bergerak ke arah barat. Sistem ini turut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang membentang di Samudra Pasifik utara Papua Nugini.

Prakiraan BMKG 9-10 Mei 2026

Berikut rincian lengkap prakiraan cuaca dari BMKG mengenai wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat dan angin kencang pada 9-10 Mei 2026:

Sabtu, 9 Mei 2026

  • Hujan sedang-lebat:
    • Aceh
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Barat
    • Riau
    • Kepulauan Riau
    • Jambi
    • Sumatera Selatan
    • Kepulauan Bangka Belitung
    • Bengkulu
    • Banten
    • Jawa Tengah
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Selatan
    • Sulawesi Utara
    • Gorontalo
    • Maluku Utara
    • Papua Barat
    • Papua Tengah
    • Papua Pegunungan
    • Papua Selatan.
  • Hujan lebat-sangat lebat:
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tenggara
    • Maluku.
  • Angin kencang:
    • Kepulauan Bangka Belitung
    • Nusa Tenggara Timur
    • Sulawesi Utara.

Minggu, 10 Mei 2026

  • Hujan sedang-lebat:
    • Aceh
    • Sumatera Utara
    • Sumatera Barat
    • Riau
    • Kepulauan Riau
    • Jambi
    • Sumatera Selatan
    • Kepulauan Bangka Belitung
    • Bengkulu
    • Banten
    • Jakarta
    • Jawa Barat
    • Kalimantan Barat
    • Kalimantan Tengah
    • Kalimantan Timur
    • Kalimantan Utara
    • Kalimantan Selatan
    • Gorontalo
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tenggara
    • Maluku
    • Papua Barat Daya
    • Papua Barat
    • Papua Tengah
    • Papua
    • Papua Selatan.
  • Hujan lebat-sangat lebat:
    • Sulawesi Utara
    • Maluku Utara
    • Papua Pegunungan.
  • Angin kencang:
    • Kepulauan Bangka Belitung
    • Maluku
    • Nusa Tenggara Timur.