PPGKEMENAG.ID — Makanan yang kerap diidamkan saat menstruasi tidak selalu membawa dampak positif bagi tubuh. Sebaliknya, beberapa jenis asupan justru berpotensi memperburuk gejala haid, mulai dari kram perut, perut kembung, perubahan suasana hati, hingga kelelahan ekstrem.
Dr. Pankaj Singhal, dokter kandungan dari New York Gynecology Surgery and Endometriosis, menegaskan bahwa keinginan mengidam selama menstruasi merupakan respons biologis yang nyata.
Perempuan sering menganggap ngidam ini sebagai kelemahan diri, padahal sebenarnya itu sinyal dari perubahan biokimia nyata dalam tubuh,
ujarnya.
Apabila sinyal biologis ini direspons dengan pilihan makanan yang tidak tepat, kondisi tubuh selama menstruasi dapat memburuk. Untuk itu, ada lima jenis makanan yang sebaiknya dibatasi konsumsinya saat haid:
5 Makanan yang Sebaiknya Dibatasi Saat Menstruasi
1. Cokelat Susu
Cokelat susu menjadi salah satu makanan yang paling dicari saat menstruasi, kerap memberikan rasa nyaman setelah dikonsumsi. Menurut Dr. Singhal, keinginan ini muncul karena tubuh mengalami penurunan kadar magnesium.
Tubuh kamu sebenarnya mengejar kebutuhan magnesium yang sah, tetapi dibungkus dalam pilihan yang salah,
jelasnya.
Meskipun cokelat susu mengandung magnesium, kadar gula yang tinggi di dalamnya dapat memicu lonjakan gula darah yang kemudian turun drastis. Kondisi ini memperburuk mood swing dan rasa lelah. Ahli gizi Kristen Kuminski menambahkan, kelebihan gula juga dapat memicu peradangan dan menyebabkan perut terasa lebih kembung.
Sebagai alternatif, disarankan memilih dark chocolate dengan kandungan kakao minimal 70 persen dalam porsi kecil.
2. Keripik dan Camilan Asin
Keinginan menyantap makanan gurih dan asin kerap muncul saat haid. Para ahli menjelaskan, perubahan hormon memengaruhi aldosteron, hormon pengatur keseimbangan natrium dan cairan tubuh, yang memicu keinginan mengonsumsi garam.
Namun, memenuhi keinginan tersebut dengan keripik dan camilan asin justru dapat memperburuk retensi cairan.
Natrium adalah pemicu terbesar retensi air, kembung, dan nyeri payudara yang sering dikeluhkan pasien saya,
ungkap Dr. Singhal.
Sebagai pengganti, biji labu panggang dapat menjadi pilihan yang lebih sehat karena tetap gurih dan kaya magnesium.
3. Daging Merah Berlebihan
Daging merah sering direkomendasikan saat menstruasi karena kandungan zat besinya yang membantu menggantikan darah yang hilang. Namun, dokter kandungan Dr. Meghan Rattigan mengingatkan agar konsumsinya tidak berlebihan.
Daging merah tinggi prostaglandin yang dapat memperparah kram menstruasi,
jelasnya. Prostaglandin adalah senyawa mirip hormon yang membantu rahim berkontraksi untuk meluruhkan lapisan dinding rahim. Kadar prostaglandin yang tinggi dapat menyebabkan kontraksi lebih kuat dan nyeri menstruasi bertambah.
Sebagai pengganti, pilihlah sumber zat besi nabati seperti bayam, kacang-kacangan, atau lentil.
4. Minuman Berkafein Tinggi
Ketika tubuh terasa lemas saat haid, kopi dan minuman berkafein tinggi sering menjadi pilihan utama. Dr. Singhal membenarkan bahwa rasa lelah saat menstruasi memang nyata, disebabkan oleh kehilangan darah dan kualitas tidur yang terganggu.
Namun, konsumsi kafein berlebihan justru dapat memperburuk kondisi.
Kafein dapat menyempitkan pembuluh darah, yang berpotensi memperparah kram sekaligus mengganggu tidur,
kata Kuminski, padahal tubuh sangat membutuhkan istirahat selama menstruasi.
Alternatif yang lebih aman meliputi teh herbal, matcha rendah kafein, atau air kelapa yang kaya elektrolit.
5. Es Krim dan Produk Susu Tinggi Lemak
Es krim dan produk susu tinggi lemak sering menjadi pelarian emosional saat haid, menawarkan sensasi dingin, manis, dan lembut yang memberikan kenyamanan sesaat. Namun, efeknya pada tubuh bisa sebaliknya.
Produk susu dapat meningkatkan produksi prostaglandin, yaitu senyawa yang bertanggung jawab terhadap nyeri dan peradangan,
tutur Dr. Singhal. Konsumsi es krim berlebihan berpotensi membuat kram terasa lebih intens.
Jika tetap ingin menikmati makanan manis, cobalah smoothie pisang beku dengan bubuk kakao atau hidangan penutup berbasis santan. Pilihan ini dapat memuaskan keinginan tanpa berisiko memperburuk gejala.
Ikuti PPGKEMENAG.ID
