— Sebuah klaim yang menyebut Presiden Prabowo Subianto mengakui telah membohongi rakyat terkait janji kampanyenya pada Pemilihan Presiden 2024 beredar luas di media sosial.

Narasi ini menyebar melalui sejumlah unggahan video pada April 2026. Video tersebut memperlihatkan Prabowo memberikan pernyataan ketika dicegat wartawan yang ingin melakukan wawancara.

Dalam rekaman itu, Prabowo terekam mengatakan, “kalau saya janji ini, saya janji itu, saya kan bohong kepada rakyat”.

Faktanya, Prabowo memang pernah membuat pernyataan tersebut. Namun, video yang beredar tidak memuat pernyataan utuh atau telah ditempatkan di luar konteks yang tepat.

Penelusuran menunjukkan bahwa peristiwa dalam video itu terjadi pada 21 November 2018. Saat itu, Prabowo membantah menjanjikan kenaikan gaji guru hingga Rp 20 juta jika terpilih dalam Pilpres 2019.

Prabowo kala itu menegaskan bahwa ia tidak ingin membohongi rakyat dengan mengumbar janji politik yang tidak realistis. Dengan demikian, video asli telah dipotong sehingga menghadirkan narasi yang keliru dan menyesatkan.