— Seekor kera ekor panjang yang sempat meneror permukiman warga di Bandungan, Semarang, Jawa Tengah, akhirnya berhasil ditangkap setelah melukai seorang warga. Kera tersebut diciduk relawan Pam Swakarsa pada Kamis (7/5/2026) malam setelah berkeliaran dan menjarah makanan sejak Selasa (5/5/2026).

Relawan PAM Swakarsa Bima Slamet Supriyanto mengungkapkan, kera tersebut mulai terpantau masuk permukiman di wilayah Ampelgading, Desa Kenteng, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, sejak Selasa.

Warga mengetahui kera tersebut mulai masuk permukiman sejak Selasa, saat itu memang akan ditangkap tapi belum berhasil.

Selama berkeliaran, kera tersebut beberapa kali kedapatan masuk ke rumah warga dan warung yang menjual makanan. Kehadirannya bahkan sempat membuat pengunjung Green Valley ketakutan.

Upaya penangkapan kembali dilakukan warga pada Kamis malam. Namun, proses ini justru berujung pada insiden penyerangan terhadap seorang warga.

Pukul 23.00 WIB itu dikepung, namun malah melukai warga. Dicakar dan digigit, lukanya cukup parah di bagian lengan dan kaki, hingga harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Diduga Pernah Dipelihara

Setelah berhasil dilumpuhkan, kera tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kandang aluminium milik warga. Hewan itu lantas dibawa ke rumah Ketua PAM Swakarsa Bima, Tri Sumedi.

Tri Sumedi menduga, kera ekor panjang tersebut kemungkinan besar pernah dipelihara manusia. Indikasi ini terlihat dari adanya bekas luka di bagian leher kera, yang diperkirakan akibat jeratan rantai.

Kami sudah koordinasi dengan Damkar Kabupaten Semarang untuk selanjutnya diserahkan ke instansi berwenang BKSDA, apalagi kera ini terluka sehingga harus mendapat perawatan lanjutan.

Tri juga menambahkan bahwa di wilayah Bandungan, sebenarnya masih terdapat koloni kera ekor panjang, meskipun jumlahnya terus berkurang.

Bisa dikatakan hampir punah ya, tapi di musim tertentu yakni saat panen turun ke kebun dan permukiman, menjarah panenan jagung atau ketela.