PPGKEMENAG.ID — James F. Sundah, komposer legendaris pencipta lagu “Lilin-Lilin Kecil”, meninggal dunia pada Kamis, 7 Mei 2026, di New York City, Amerika Serikat. Ia berpulang di usia 70 tahun setelah berjuang melawan kanker paru-paru.
Kabar duka ini disampaikan oleh pihak keluarga melalui keterangan tertulis. James mengembuskan napas terakhir pada pukul 11.28 AM waktu New York (EST), dikelilingi oleh istri, anak, dan keluarga tercinta.
“Komposer legendaris Indonesia berpulang di usia 70 tahun. Dengan penuh rasa duka cita, kami menyampaikan kabar telah berpulangnya James Freddy Sundah pada Kamis, 7 Mei 2026 pukul 11.28 AM waktu New York (EST), dalam usia 70 tahun,” demikian bunyi siaran pers keluarga yang diterima pada Jumat (8/5/2026).
Keluarga juga menyoroti dedikasi James terhadap dunia musik Indonesia. Ia tidak hanya dikenal sebagai pencipta lagu yang visioner, tetapi juga sebagai mentor dan pejuang penegakan hak cipta.
“Dedikasinya terhadap musik membuat beliau dihormati tidak hanya sebagai pencipta lagu, tetapi juga sebagai mentor dan pejuang penegakan hak cipta dalam perkembangan ekosistem musik Indonesia,” lanjut keterangan tersebut.
Perjuangan Melawan Kanker Paru-Paru
Sebelum meninggal dunia, James F. Sundah telah berjuang keras melawan kanker paru-paru. Penyakit tersebut dideritanya sejak tahun 2024.
Selama masa pengobatan, James selalu ditemani oleh sang istri, Lia Sundah-Suntoso, seorang pengacara imigrasi.
“James berjuang keras tanpa kenal lelah melawan kanker paru-paru yang dideritanya sejak 2024 dengan selalu ditemani oleh sang istri, Lia Sundah-Suntoso, seorang pengacara imigrasi,” tulis pihak keluarga.
Momen Terakhir James F. Sundah
Meski dalam kondisi sakit, James sempat melakukan beberapa aktivitas ringan sehari sebelum kepergiannya. Ia diketahui masih sempat berkeliling di sekitar rumah bersama istrinya.
Dengan menggunakan kursi roda, James singgah di taman dan menikmati es krim. Momen ini menjadi kenangan terakhir bersama keluarga.
“Hanya selang satu hari sebelum kepergiannya, ditemani sang istri, James yang mengenakan kursi roda masih sempat berkeliling area sekitar rumahnya, singgah di taman hingga makan es krim,” demikian kutipan dari siaran pers.
Prosesi Pemakaman di Amerika Serikat
Jenazah James F. Sundah saat ini disemayamkan di rumah duka di Amerika Serikat. Rencananya, prosesi pemakaman akan dilaksanakan pada 11 Mei 2026.
Ia akan dimakamkan di St. John Cemetery pada pukul 09.00 AM waktu New York (EST). Prosesi akan dimulai dari rumah duka dan dilanjutkan ke lokasi pemakaman.
Ikuti PPGKEMENAG.ID
