— Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana memperluas kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jakarta hingga ke Jalan HR Rasuna Said, mulai Juni 2026. Langkah ini diambil menyusul tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut.

Selama ini, area CFD Jakarta dikenal identik dengan kawasan Sudirman-Thamrin. Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melihat adanya peningkatan minat warga, sehingga perluasan area dinilai krusial untuk memberikan lebih banyak pilihan lokasi bagi masyarakat.

“Jadi setelah 1 Juni. Dan itulah yang kemudian nanti pilihan bagi warga Jakarta yang Car Free Day besarnya itu tidak hanya Sudirman-Thamrin tetapi juga Rasuna Said,” ujar Pramono dalam keterangan tertulisnya pada 8 Mei 2026.

CFD sebagai Daya Tarik Wisata dan Hasil Revitalisasi

Menurut Pramono, perluasan CFD bukan sekadar respons terhadap minat warga, melainkan juga bagian dari upaya strategis Pemprov DKI untuk meningkatkan daya tarik wisata ibu kota. Ia menyebut, CFD Jakarta kini telah berkembang dari sekadar ruang olahraga menjadi magnet wisata yang mampu menarik pengunjung dari luar daerah, bahkan mancanegara.

“Sekarang ini banyak warga di luar Jakarta, bahkan di luar Indonesia datang khusus ke Jakarta hanya untuk ikut Car Free Day,” ucap Pramono.

Selain faktor tingginya minat masyarakat, pembukaan CFD di Rasuna Said juga bertepatan dengan rampungnya revitalisasi kawasan jalan tersebut. Pramono memastikan bahwa revitalisasi Jalan HR Rasuna Said ditargetkan selesai pada awal Juni dan akan diresmikan pada 22 Juni 2026, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Jakarta.

“Karena Rasuna Said mudah-mudahan akan selesai di awal Juni ini, diresmikan 22 Juni pas hari ulang tahun Jakarta,” katanya.

Perubahan Jam Operasional dan Proyeksi Masa Depan

Bersamaan dengan perluasan area, Pemprov DKI juga akan memajukan jam pelaksanaan CFD di kawasan Sudirman-Thamrin. Mulai 1 Juni 2026, kegiatan CFD akan dimulai lebih pagi, yakni pukul 05.30 WIB.

Ke depan, kawasan Rasuna Said diproyeksikan menjadi lokasi strategis untuk berbagai kegiatan internasional. Oleh karena itu, Pemprov DKI tengah mempersiapkan kawasan tersebut sebagai salah satu pusat aktivitas publik baru di Jakarta.

Pramono menegaskan, Pemprov DKI akan memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan berbagai kegiatan internasional maupun aktivitas masyarakat di kawasan Jalan HR Rasuna Said.