— Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menjelaskan alasan federasi memilih Timnas Mozambik sebagai salah satu lawan tanding Timnas Indonesia dalam agenda FIFA Matchday Juni mendatang. Pemilihan ini disebut sebagai upaya untuk memberikan pengalaman baru bagi skuad Garuda, mengingat kedua tim belum pernah bertemu sebelumnya.

Selain Mozambik, Yunus Nusi memastikan Timnas Indonesia juga akan menghadapi Timnas Oman. Kedua pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Timnas Indonesia akan meladeni Oman pada 5 Juni, diikuti duel melawan Mozambik pada 9 Juni.

Pertemuan dengan Mozambik menjadi sorotan utama, menandai kali pertama kedua tim bersua di level internasional. Timnas Indonesia sendiri cukup jarang berhadapan dengan tim asal Benua Afrika. Terakhir kali skuad Garuda menghadapi tim Afrika adalah dalam laga uji coba latihan melawan Tanzania pada 2024, yang berakhir imbang 0-0. Sementara itu, duel resmi terakhir melawan tim dari Benua Hitam terjadi pada 2023 saat menjamu Burundi, di mana Indonesia mencatat satu kemenangan (3-1) dan satu hasil imbang (2-2) dari dua pertandingan.

Sebelumnya, tim asuhan John Herdman terakhir kali bertanding dalam ajang FIFA Series 2026 Jakarta, menghadapi Timnas Saint Kitts dan Nevis serta Timnas Bulgaria.

Alasan Utama PSSI Pilih Mozambik

Dua tahun berselang sejak terakhir kali melawan tim Afrika, kini Tim Merah Putih akan kembali menjajal kekuatan tim dari benua tersebut, yakni Mozambik. PSSI menilai Mozambik adalah lawan yang ideal untuk menguji ketangguhan Timnas Indonesia sebelum berlaga di ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026.

Faktor ranking FIFA juga menjadi pertimbangan. Per April 2026, tim berjuluk Os Mambas itu menempati peringkat 101 dunia, unggul 21 peringkat dari Indonesia yang berada di posisi 122.

“Pada saat itu kita hanya punya satu lawan di tanggal 5 dengan Oman. Dan tentu kita juga harus mencari satu tim lagi agar ada tiga tim di bulan Juni tanggal 5 dan tanggal 9,” kata Yunus Nusi kepada awak media di GBK Arena, Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Yunus Nusi menambahkan bahwa komunikasi dengan federasi Mozambik terjalin berkat pertemuan antara Ketua Umum PSSI dengan perwakilan federasi negara tersebut.

“Dan akhirnya di samping kebetulan pertemuan Pak Ketua Umum dengan federasi Mozambik, lalu akhirnya ada komunikasi di situ untuk mengundang mereka untuk bermain di Indonesia.”

“Dan kita tahu Mozambik juga belum pernah datang ke Indonesia, dan ini kali pertama mereka akan memperlihatkan permainannya mereka di sini,” jelasnya.

Kualitas pemain Mozambik yang banyak berkarier di liga-liga top Eropa juga menjadi daya tarik tersendiri. Beberapa nama yang disebut antara lain Geny Catamo dari Sporting CP (Primeira Liga Portugal) dan Reinildo Mandava dari Sunderland (Premier League), berdasarkan data Transfermarkt.

“Dari yang kami tahu bersama bahwa Mozambik dihuni oleh pemain-pemain yang lebih banyak main di Eropa,” terang Yunus Nusi.

Peluang Dongkrak Ranking FIFA

Yunus Nusi menyatakan bahwa PSSI menargetkan kemenangan dalam dua pertandingan FIFA Matchday bulan depan. Target ini diharapkan dapat mendongkrak posisi Timnas Indonesia di ranking FIFA.

“Kita berharap dalam dua kali pertandingan ini mudah-mudahan mereka menang.”

“Kemudian juga ada kenaikan peringkat lah yang bisa diharapkan pada FIFA Matchday kali ini,” tutur dia.