— Gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni, telah buka suara sehari setelah insiden perkelahiannya dengan Federico Valverde yang memicu proses disipliner internal klub. Pemain asal Prancis itu menyatakan menerima hukuman finansial yang dijatuhkan Real Madrid dan menyampaikan penyesalannya atas citra yang ditampilkan skuad dalam insiden tersebut.

Sebelumnya, Real Madrid membuka proses disipliner terhadap Tchouameni dan Valverde menyusul bentrokan yang terjadi dalam sesi latihan pekan ini. Klub berjuluk Los Blancos itu kemudian menjatuhkan denda sebesar 500.000 euro atau sekitar Rp10,2 miliar kepada masing-masing pemain.

Tchouameni: Insiden Tak Termaafkan, Citra Real Madrid Tercoreng

Melalui unggahan di Instagram Stories, Tchouameni menyebut insiden tersebut tidak bisa dibenarkan. Ia menekankan pentingnya memberikan contoh yang baik, terutama bagi generasi muda.

Apa yang terjadi pekan ini dalam latihan adalah sesuatu yang tidak bisa diterima. Saya mengatakan ini sambil memikirkan contoh yang seharusnya kami berikan kepada anak-anak muda, baik di sepak bola maupun di sekolah. Terlepas dari siapa yang benar atau salah, kami harus selalu mencari solusi paling damai untuk menyelesaikan konflik.

Pemain berusia 26 tahun itu juga mengakui bahwa situasi musim ini telah mengecewakan banyak pihak di klub, namun menegaskan bahwa frustrasi tidak dapat menjadi alasan atas tindakan tersebut.

Yang paling utama, saya menyesali citra yang kami tampilkan terhadap klub. Saya tahu para penggemar, staf pelatih, rekan setim, dewan klub—semuanya sangat kecewa dengan bagaimana musim ini berjalan. Namun frustrasi tidak membenarkan segalanya. Insiden seperti ini mungkin bisa terjadi di ruang ganti mana pun, tetapi tidak pantas untuk Real Madrid. Terlebih lagi karena Real Madrid adalah klub yang paling banyak dibicarakan di dunia.

Tolak Rumor, Terima Sanksi, dan Minta Maaf kepada Fans

Tchouameni juga meminta publik untuk tidak mempercayai seluruh rumor yang beredar setelah insiden tersebut menjadi sorotan media internasional.

Internet suka menciptakan cerita-cerita paling aneh demi memancing perhatian, jadi jangan percaya semua yang kalian dengar atau narasi palsu yang beredar.

Ia kemudian menegaskan dirinya menerima hukuman dari klub dan telah meminta maaf kepada seluruh anggota tim. Menurutnya, fokus utama harus tetap pada tujuan tim.

Sekarang bukan waktunya lagi mencari siapa yang melakukan apa, siapa yang berkata apa, atau siapa yang benar dan salah. Saya menerima sanksi klub dan menerimanya sepenuhnya. Kami tetap sebuah keluarga, terkadang dengan perbedaan pendapat, tetapi kami harus selalu menempatkan tujuan tim di atas segalanya. Saya sudah meminta maaf kepada grup dan juga ingin meminta maaf kepada seluruh fans Madrid.

Fokus Penuh Menuju El Clasico

Meskipun menerima sanksi finansial, Tchouameni disebut tidak mendapatkan hukuman olahraga, sehingga masih berpeluang tampil pada laga El Clasico melawan FC Barcelona akhir pekan ini. Sementara itu, Valverde dipastikan absen setelah mengalami cedera kepala dalam insiden tersebut dan diwajibkan beristirahat selama 10 hingga 14 hari.

Tchouameni menutup pernyataannya dengan menegaskan fokus tim kini sepenuhnya tertuju pada El Clasico dan persiapan musim depan, demi mengembalikan klub ke tempat yang seharusnya.

Sekarang waktunya melihat ke depan, dan seluruh perhatian kami tertuju pada El Clasico dan musim berikutnya, untuk mengembalikan klub ke tempat yang seharusnya.