PPGKEMENAG.ID — Kerusuhan pecah di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5/20276), setelah Persipura Jayapura gagal meraih tiket promosi ke Super League 2026-2027. Kekalahan 0-1 dari Adhyaksa FC dalam laga playoff Championship Liga 2 memicu aksi anarkis dari sejumlah oknum suporter, yang berujung pada perusakan fasilitas stadion dan pembakaran kendaraan di luar area pertandingan.
Laga penentu nasib tersebut mempertemukan Persipura dengan Adhyaksa FC di hadapan suporter setia Mutiara Hitam. Tim besutan Rahmad Darmawan itu tampil agresif dan terus menekan pertahanan lawan, namun tak mampu memecah kebuntuan.
Penampilan gemilang Jefri Wibowo di bawah mistar gawang Adhyaksa FC menjadi salah satu faktor kunci yang memicu frustrasi para pemain Persipura.
Adilson Silva Pastikan Kekalahan Persipura
Di tengah dominasi Persipura yang tak berbuah gol, Adhyaksa FC justru berhasil mencuri keunggulan. Sontekan Adilson Silva pada menit ke-45+1 di penghujung babak pertama menjadi gol tunggal yang mengantar Adhyaksa FC meraih kemenangan tipis 1-0.
Gol tersebut terasa sangat mahal bagi Persipura, sekaligus memastikan tiket terakhir promosi ke Super League 2026-2027 digenggam oleh tim tamu.
Kerusuhan di Dalam dan Luar Stadion
Kekecewaan mendalam atas kegagalan promosi segera berubah menjadi aksi anarkis usai peluit panjang ditiupkan. Oknum suporter berupaya melempari wasit asal Uzbekistan, Asker Nadjafaliev, tak lama setelah pertandingan berakhir.
Para pemain Adhyaksa FC yang berusaha masuk ke ruang ganti juga tak luput dari sasaran kemarahan suporter yang kecewa.
Kerusuhan meluas dengan perusakan sejumlah fasilitas stadion, termasuk kursi pemain dan layar monitor VAR. Bahkan, kamera wartawan di lokasi turut menjadi korban amuk massa.
Aparat kepolisian segera bergerak untuk mengendalikan situasi, melepaskan gas air mata guna membubarkan kerumunan di dalam stadion.
Mobil Dibakar dan Petugas Terluka
Aksi anarkis tidak berhenti di dalam stadion, melainkan berlanjut ke area luar. Massa melempari aparat yang bertugas dan membakar sejumlah mobil yang terparkir di sekitar Stadion Lukas Enembe.
Menurut laporan di lokasi, hingga pukul 21.00 WIT, tercatat ada dua mobil yang hangus terbakar dan seorang anggota polisi mengalami luka akibat lemparan batu.
Akibat situasi yang tidak kondusif ini, para pemain Adhyaksa FC, wasit, dan tamu VIP sempat tertahan di dalam Stadion Lukas Enembe. Akses keluar stadion terblokir oleh massa yang masih berkumpul di luar.
Ikuti PPGKEMENAG.ID
