PPGKEMENAG.ID — Kekhawatiran mengenai dampak parkir mobil hybrid di bawah terik matahari terhadap kondisi baterai kerap muncul di kalangan pemilik kendaraan. Mobil hybrid yang dikenal hemat bahan bakar dan berteknologi modern ini memang memiliki komponen baterai yang vital. Namun, para ahli memastikan bahwa paparan panas semacam itu tidak serta-merta merusak baterai atau menurunkan performa kendaraan.
Lung Lung, pemilik Dokter Mobil, menjelaskan bahwa suhu lingkungan memang dapat memengaruhi kinerja dan usia pakai baterai, baik pada mobil hybrid maupun listrik. Meski demikian, parkir sesaat di bawah terik matahari tidak akan memberikan dampak signifikan.
Suhu udara ruangan memang mempengaruhi kinerja dan umur batreai. Tapi kalau hanya parkir tidak akan terlalu mempegaruhi.
Lung Lung menambahkan, saat kendaraan digunakan dan sistem AC dinyalakan, suhu di dalam kabin dan area sekitar baterai akan tetap terjaga berkat sistem pendinginan kendaraan. Hal ini memastikan baterai tetap bekerja dalam suhu ideal.
Senada, Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM), Jayan Sentanuhady, menegaskan bahwa mobil hybrid pada dasarnya tidak memiliki larangan khusus untuk diparkir langsung di bawah sinar matahari. Menurutnya, kendaraan jenis ini memang telah dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi cuaca, termasuk temperatur panas ekstrem.
Kendaraan jenis ini memang dirancang agar mampu menghadapi berbagai kondisi cuaca, termasuk suhu panas.
Meskipun demikian, Jayan menyarankan agar pemilik kendaraan tidak terlalu sering memarkir mobil dalam waktu lama di bawah terik matahari. Saran ini, kata dia, lebih berkaitan dengan kenyamanan kabin dan kondisi komponen kendaraan secara umum, bukan karena ancaman kerusakan baterai.
[img.2]Tujuannya bukan soal dapat mengganggu performa, tapi lebih kepada kenyamanan penumpang, agar pas masuk mobil tak terlalu panas.
Baterai merupakan salah satu komponen krusial dalam sistem penggerak mobil hybrid. Umumnya, baterai ditempatkan di area yang relatif terlindungi, seperti di bawah jok belakang atau bagian bagasi, demi keamanan dari benturan maupun paparan panas langsung dari luar kendaraan.
Memang, saat mobil diparkir di bawah matahari, suhu kabin dapat meningkat drastis, bahkan jauh lebih tinggi dari suhu lingkungan luar. Namun, Jayan menjelaskan bahwa pabrikan kendaraan hybrid telah memperhitungkan kondisi ini sejak tahap pengembangan produk. Sistem baterai telah melalui serangkaian pengujian suhu ekstrem untuk memastikan keamanannya dalam penggunaan.
[video.1]Dalam hal ini pabrikan sudah menjamin komponen baterai tetap terlindungi dari paparan panas luar, dia sudah melalui tes panas ekstrem, saat diam ataupun jalan.
Sebagai kesimpulan, mobil hybrid tetap aman untuk diparkir di bawah sinar matahari langsung. Namun, untuk menjaga kenyamanan kabin serta kondisi komponen kendaraan secara keseluruhan, pemilik disarankan untuk tidak membiasakan parkir terlalu lama di bawah terik matahari.
Ikuti PPGKEMENAG.ID
